Penjelasan Mode Posisi Kontrak Global HibtHub
Mode Posisi Kontrak yang Umum
Mode posisi kontrak yang umum dibagi menjadi Cross Margin (Margin Silang) dan Isolated Margin (Margin Terisolasi). Keduanya merupakan dua jenis sistem margin yang berbeda dan tersedia di banyak platform perdagangan mata uang kripto.
Perbedaan antara Isolated Margin dan Cross Margin
Apa itu Isolated Margin?
Dalam mode Isolated Margin, jumlah margin untuk setiap posisi bersifat terbatas. Artinya, pengguna dapat menentukan sendiri berapa banyak dana yang akan dialokasikan sebagai jaminan (margin) untuk suatu posisi tertentu, sementara sisa dana di akun tidak akan terpengaruh oleh transaksi tersebut.
Misalkan total saldo akun Anda adalah 10 BTC. Anda memperkirakan harga Ethereum (ETH) akan naik, sehingga memutuskan untuk membuka posisi long ETH dengan leverage. Untuk transaksi tersebut, Anda mengalokasikan 2 BTC sebagai Isolated Margin dengan leverage 5:1. Ini berarti Anda sebenarnya melakukan transaksi ETH senilai 10 BTC (2 BTC dana sendiri + 8 BTC dana leverage).
Apabila harga ETH naik dan Anda menutup posisi, seluruh keuntungan yang diperoleh akan dihitung berdasarkan margin awal sebesar 2 BTC yang dialokasikan untuk transaksi tersebut. Sebaliknya, jika harga ETH turun drastis, kerugian maksimum yang dapat Anda alami hanyalah sebesar 2 BTC yang dijadikan margin. Meskipun posisi Anda mengalami likuidasi paksa (forced liquidation), sisa 8 BTC di akun Anda tetap tidak akan terpengaruh. Inilah alasan mengapa mode ini disebut Isolated Margin.
Apa itu Cross Margin?
Cross Margin menggunakan seluruh saldo yang tersedia di akun Anda sebagai jaminan untuk semua posisi yang sedang dibuka. Jika satu posisi mengalami kerugian sementara posisi lainnya memperoleh keuntungan, maka keuntungan tersebut dapat digunakan untuk menutupi kerugian sehingga membantu mempertahankan posisi yang masih terbuka.
Sebagai contoh, misalkan total saldo akun Anda adalah 10 BTC. Anda membuka posisi long ETH dengan leverage serta posisi short pada mata uang kripto Z, keduanya menggunakan mode Cross Margin. Nilai transaksi ETH adalah 4 BTC, sedangkan nilai transaksi Z adalah 6 BTC, masing-masing menggunakan leverage 2:1. Seluruh saldo akun Anda sebesar 10 BTC akan digunakan sebagai jaminan untuk kedua posisi tersebut.
Misalkan harga ETH turun sehingga posisi ETH mengalami potensi kerugian. Namun pada saat yang sama harga Z juga turun sehingga posisi short Anda memperoleh keuntungan. Dalam kondisi ini, keuntungan dari transaksi Z dapat digunakan untuk menutupi kerugian pada transaksi ETH, sehingga kedua posisi tetap dapat dipertahankan.
Sebaliknya, jika harga ETH turun sementara harga Z justru naik, maka kedua posisi tersebut dapat mengalami kerugian secara bersamaan. Apabila total kerugian melebihi saldo akun Anda, kedua posisi dapat mengalami likuidasi paksa, dan Anda berpotensi kehilangan seluruh saldo akun sebesar 10 BTC. Hal ini sangat berbeda dengan Isolated Margin, di mana kerugian maksimum hanya terbatas pada 2 BTC yang dialokasikan sebagai margin untuk transaksi tersebut.
Perlu diperhatikan bahwa contoh sederhana di atas belum memperhitungkan biaya transaksi, biaya pendanaan, maupun biaya lainnya. Dalam praktiknya, kondisi perdagangan yang sebenarnya biasanya jauh lebih kompleks.
Mode Posisi Kontrak yang Digunakan oleh Global HibtHub
Kontrak Global HibtHub menggunakan mode Cross Margin. Artinya, seluruh dana yang terdapat di akun kontrak Anda akan digunakan sebagai margin untuk mendukung seluruh posisi kontrak yang sedang dibuka.