FAQ tentang Likuidasi Paksa
1. Apa itu Likuidasi Paksa?
Likuidasi paksa terjadi ketika ekuitas di akun margin Anda turun di bawah level tertentu. Untuk mencegah kerugian lebih lanjut, platform akan secara otomatis menutup posisi Anda.
2. Kapan likuidasi paksa akan dipicu?
Ketika rasio risiko ≥ 100%, itu berarti ekuitas akun Anda tidak cukup untuk menutupi margin pemeliharaan dan potensi biaya likuidasi, dan sistem akan memicu likuidasi paksa. Selalu pantau rasio risiko Anda.
Rasio Risiko = Total Margin Pemeliharaan / (Ekuitas Akun – PnL yang Belum Terealisasi)
Margin Pemeliharaan Posisi = (Harga Masuk × Ukuran Posisi) × Tingkat Margin Pemeliharaan
Nilai nominal posisi yang berbeda sesuai dengan tingkat margin pemeliharaan yang berbeda.
Nilai Nominal Posisi = (Harga Masuk × Ukuran Posisi)
Anda dapat memeriksa tingkatan tingkat margin pemeliharaan untuk setiap token di halaman perdagangan: [Info Kontrak] → [Info Tingkat Posisi].
Contoh:
Posisi beli ETH, harga masuk = 1000 USDT, leverage = 10x, ukuran posisi = 10 ETH.
Margin pemeliharaan yang dibutuhkan = 1000 × 10 × 0,5% = 50 USDT.
Jika margin yang tersedia ≤ 50 USDT, likuidasi paksa akan dipicu.
3. Apa proses likuidasi paksa?
Likuidasi paksa melibatkan tiga tahap: Pembatalan Pesanan, Pengurangan Posisi, dan Likuidasi Paksa.
Pembatalan Pesanan: Ketika risiko melebihi tingkat tertentu tetapi belum mencapai ambang batas pra-pengurangan, sistem membatalkan beberapa pesanan terbuka untuk memulihkan keamanan akun.
Pengurangan Posisi: Likuidasi parsial langkah demi langkah. Setelah penutupan sebagian, jika persyaratan margin baru terpenuhi, likuidasi berhenti.
Likuidasi Paksa: Posisi terus dikurangi hingga sepenuhnya dilikuidasi.
4. Di mana saya dapat memeriksa harga likuidasi?
Harga likuidasi yang diperkirakan ditampilkan di bawah setiap posisi pada halaman Posisi. Harap dicatat bahwa ini hanya perkiraan — harga likuidasi aktual bergantung pada harga pasar ketika rasio risiko ≥ 100%.
5. Apa itu Harga Pasar?
Likuidasi didasarkan pada harga pasar, bukan harga terakhir atau harga indeks. Anda dapat melihat riwayat harga pasar di bawah [Info Kontrak] pada halaman pesanan.
6. Bagaimana harga likuidasi dihitung?
Selain harga likuidasi yang diperkirakan yang ditampilkan pada halaman Posisi, Anda dapat menghitungnya menggunakan kalkulator:
[---] → [Kalkulator] → [Harga Likuidasi].
Masukkan leverage, harga masuk, mode margin, dan parameter lainnya untuk mendapatkan hasilnya.
Harap diperhatikan:
Dalam Mode Margin Silang, semua posisi berbagi margin yang tersedia di akun berjangka. PnL yang belum terealisasi tidak dapat saling meniadakan.
Dalam Mode Margin Terisolasi, margin hanya dialokasikan untuk posisi saat ini dan tidak memengaruhi posisi lainnya.
Untuk kontrak aset tunggal dengan posisi long dan short, harga likuidasi yang ditampilkan adalah harga yang paling mendekati harga saat ini.
Untuk kontrak multi-aset, harga likuidasi yang diperkirakan hanya sebagai referensi. Selalu andalkan rasio risiko margin silang sebagai standar.
7. Biaya apa saja yang dikenakan selama likuidasi paksa?
Ketika suatu posisi dilikuidasi, kecuali jika terjadi kebangkrutan, sebagian aset yang digunakan untuk mempertahankan posisi tersebut akan dikenakan sebagai biaya likuidasi dan dibayarkan kepada Global HubHub.
Posisi Kebangkrutan: Jika jaminan trader kurang dari margin pemeliharaan yang dibutuhkan, posisi tersebut dilikuidasi. Jika, setelah likuidasi, saldo trader di bawah 0 atau posisi tersebut tidak dapat dilikuidasi, maka akan dianggap sebagai posisi kebangkrutan.
Biaya likuidasi dicatat dalam riwayat transaksi berjangka trader sebagai "Likuidasi." Biaya ini dimasukkan ke dalam Dana Asuransi, yang menutupi kekurangan akun (saldo negatif) yang disebabkan oleh likuidasi.
Anda dapat memeriksa detail Dana Asuransi melalui [Info Kontrak] → [Dana Asuransi].