Apa yang Harus Dilakukan Jika Kartu Bank Saya Dibekukan?
Secara umum, pembekuan rekening atau kartu bank terbagi menjadi dua jenis, yaitu pembekuan oleh sistem pengendalian risiko bank dan pembekuan oleh otoritas penegak hukum.
1. Penyebab Pembekuan oleh Bank dan Cara Mengatasinya
Penyebab Pembekuan
- Beberapa bank di negara atau wilayah tertentu tidak mengizinkan rekening bank digunakan untuk transaksi aset digital. Jika rekening terlibat dalam transaksi aset digital (misalnya mencantumkan informasi seperti USDT, ETH, Bitcoin, atau aset digital lainnya pada saat transfer), sistem pengendalian risiko bank dapat terpicu sehingga kartu bank dibekukan atau sebagian fitur transaksi dinonaktifkan.
- Jika terdapat aktivitas transaksi yang dianggap tidak biasa pada rekening bank (misalnya transfer dalam jumlah besar pada larut malam, transaksi yang sering dengan banyak pihak, rekening yang lama tidak memiliki saldo namun tiba-tiba aktif bertransaksi, dan sebagainya), sistem pengendalian risiko bank dapat terpicu sehingga kartu bank dibekukan atau sebagian hak transaksi dibatasi.
Solusi
Disarankan agar Anda menghubungi pihak bank untuk mengetahui alasan pembekuan dan prosedur pencairannya. Siapkan dokumen yang diminta oleh bank dan ikuti proses yang diperlukan. Dalam kondisi normal, pembekuan biasanya dapat dicabut dalam waktu sekitar 3 hari kerja.
2. Penyebab Pembekuan oleh Otoritas Penegak Hukum dan Cara Mengatasinya
Penyebab Pembekuan
Pada umumnya, pembekuan terjadi karena adanya dana yang terkait dengan kasus penipuan telekomunikasi (telecom fraud). Setelah korban melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian, polisi akan melacak alur perpindahan dana dan membekukan seluruh rekening bank yang berada dalam jalur aliran dana tersebut.
Sebagai contoh:
Dana korban ditransfer ke rekening A, kemudian dari A ke B, dari B ke C, lalu berlanjut ke D, E, dan F. Dalam kondisi seperti ini, rekening A, B, C, D, E, dan F semuanya berpotensi dibekukan, meskipun pemilik rekening B, C, D, E, dan F mungkin sama sekali tidak mengetahui asal-usul dana tersebut.
Pembekuan oleh otoritas penegak hukum umumnya terbagi menjadi dua jenis berikut:
1. Pembekuan sementara oleh kepolisian (36 hingga 72 jam)
Solusi
Biasanya hal ini menunjukkan bahwa rekening Anda bukan rekening yang secara langsung menerima dana yang bermasalah. Silakan menunggu dengan sabar, karena pembekuan umumnya akan dicabut secara otomatis setelah masa pembekuan berakhir.
2. Kepolisian mengajukan permohonan kepada pengadilan untuk membekukan rekening selama 6 bulan hingga 1 tahun
Masa pembekuan dapat diperpanjang hingga proses penyelidikan atau perkara dinyatakan selesai atau dihentikan.
Solusi
Disarankan agar Anda menghubungi instansi penegak hukum yang menangani perkara tersebut untuk mengetahui prosedur pencabutan pembekuan.
Apabila pihak berwenang meminta dokumen pendukung, Anda dapat meminta mereka menyediakan:
- Surat tugas atau identitas petugas kepolisian;
- Surat keputusan dimulainya penyidikan atau laporan perkara;
- Surat pemberitahuan pengumpulan barang bukti.
(Dokumen-dokumen tersebut dapat difoto atau dipindai.)
Selanjutnya, kirimkan dokumen tersebut ke: support@globalhibthub.com.
Tim khusus dari platform akan membantu menindaklanjuti permasalahan Anda dan secara aktif bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam proses penanganan perkara.
Pemberitahuan
Setelah rekening atau kartu bank dibekukan, harap segera menghubungi bank tempat rekening dibuka atau layanan pelanggan bank untuk memperoleh tiga informasi berikut:
- Masa berlaku pembekuan;
- Jenis pembekuan (pembekuan oleh bank atau oleh otoritas penegak hukum);
- Instansi yang melakukan pembekuan.
3. Cara Mencegah Kartu Bank Dibekukan
(1) Saat melakukan transfer, jangan mencantumkan keterangan atau catatan transaksi.
(2) Hindari menggunakan kata-kata sensitif seperti "mencegah kartu dibekukan" atau "penyaringan dana". Sebagai gantinya, gunakan ungkapan yang lebih netral seperti "mencegah penerimaan dana ilegal" atau "menghindari dana yang berpotensi bermasalah".
(3) Jangan menggunakan kartu bank yang sehari-hari dipakai untuk kebutuhan utama atau menerima gaji agar aktivitas harian Anda tidak terganggu apabila terjadi pembekuan.
(4) Usahakan menghindari transfer dalam jumlah besar pada larut malam, transaksi yang terlalu sering dengan banyak pihak, atau penggunaan rekening yang lama tidak memiliki saldo namun tiba-tiba aktif bertransaksi.
(5) Meskipun Anda bertransaksi melalui platform, dana transaksi tidak melewati rekening platform. Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko menerima dana yang terkait dengan aktivitas ilegal, disarankan agar Anda menetapkan kriteria mitra transaksi yang lebih ketat dan meningkatkan ambang batas saat memasang iklan/order. Selain itu, selama proses transaksi, mintalah pihak lawan transaksi untuk melakukan pembayaran menggunakan rekening bank atas nama mereka sendiri (rekening dengan identitas asli yang telah diverifikasi).